
BANGKA — Setelah menyelesaikan masa tugasnya sebagai Kasat Intelkam di Polres Bangka, AKP Junaidi, S.H. kini tengah mengikuti pendidikan di Sespim Lemdiklat Polri sebagai peserta didik Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimma) Polri Angkatan ke-75 Tahun Anggaran 2026.
Dalam mengikuti pendidikan tersebut, AKP Junaidi menyusun Rancangan Naskah Program Transformasi Teknis (TASKAP) sebagai bagian dari implementasi program transformasi di lingkungan Polri.
Rancangan program yang disusun mengusung judul “Optimalisasi Pelayanan SKCK Online Polres Bangka Guna Mendukung Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dalam Rangka Meningkatkan Kepercayaan Masyarakat.”
Menurut Junaidi, karya tulis tersebut diharapkan tidak hanya menjadi kajian akademik, tetapi juga dapat diimplementasikan langsung oleh satuan kewilayahan, khususnya di Polres Bangka.

“Program transformasi ini diharapkan dapat diterapkan di satuan kewilayahan, khususnya di Polres Bangka, sehingga pelayanan publik semakin transparan, akuntabel, responsif serta berorientasi pada kebutuhan masyarakat. Harapannya Polres Bangka ke depan juga dapat meraih predikat WBK dari Kemenpan RB,” ujar Junaidi.
Ia menjelaskan, penyusunan rancangan program tersebut dilakukan secara sistematis mulai dari latar belakang, identifikasi dan rumusan masalah, tujuan program transformasi hingga manfaat program bagi organisasi maupun masyarakat.
Selain itu, dalam penyusunannya juga dilakukan analisis strategis menggunakan metode Internal Factor Analysis Summary (IFAS) dan External Factor Analysis Summary (EFAS) yang kemudian dirumuskan dalam strategi Strategic Factor Analysis Summary (SFAS).
Analisis tersebut dilakukan melalui pengumpulan data dari berbagai pihak, baik internal Polres Bangka maupun pihak eksternal yang berkaitan dengan pelayanan SKCK secara daring.
Salah satu pihak eksternal yang terintegrasi dalam pelayanan tersebut adalah BPJS Kesehatan Kabupaten Bangka.
Integrasi tersebut berkaitan dengan penggunaan aplikasi Super App Polri dalam proses pengajuan SKCK secara online. Dalam sistem tersebut terdapat fitur pengecekan status kepesertaan BPJS milik pemohon SKCK.
Apabila status kepesertaan BPJS pemohon dalam kondisi aktif, maka proses pengajuan SKCK melalui aplikasi dapat langsung dilanjutkan hingga tahap pencetakan dokumen. Namun apabila status kepesertaan tercatat menunggak, maka pemohon diwajibkan menyelesaikan tunggakan terlebih dahulu sebelum proses pengajuan SKCK dapat dilanjutkan.
Untuk mempercepat proses tersebut, BPJS Kesehatan Kabupaten Bangka menyediakan sejumlah skema penyelesaian tunggakan yang dapat dipilih oleh masyarakat. Selain itu, layanan juga tersedia baik secara daring maupun secara langsung di kantor BPJS Kesehatan.
Melalui kolaborasi lintas instansi tersebut, diharapkan pelayanan SKCK Online di Polres Bangka dapat berjalan lebih efektif sekaligus mendorong pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) sebagaimana program reformasi birokrasi pemerintah.
“Harapannya masyarakat Kabupaten Bangka dapat merasakan pelayanan yang cepat, berbasis digital, transparan, humanis serta bersih dari praktik
korupsi, kolusi maupun nepotisme,” ujarnya.
Di sisi lain, selama menjabat sebagai Kasat Intelkam di Polres Bangka, AKP Junaidi juga berhasil membawa prestasi bagi satuan tersebut melalui capaian pelayanan SKCK yang meraih penghargaan tingkat nasional.
Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja sama seluruh personel Polres Bangka dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
“Salah satunya pelayanan SKCK yang meraih juara kedua tingkat nasional berdasarkan survei kepuasan masyarakat oleh tim independen yang dibentuk langsung oleh Kapolri,” ungkapnya.
Dalam penilaian tersebut, posisi pertama diraih oleh Polda Sumatera Utara, disusul Polres Bangka di posisi kedua dan Polda Bali di posisi ketiga.
Dalam penyusunan program transformasi tersebut, AKP Junaidi juga mendapatkan bimbingan dari sejumlah pejabat di lingkungan Polri. Sebagai pembimbing akademik yakni AKBP Burhanuddin, S.E., yang menjabat sebagai Kasubbagopsnallat Bagjarlat Sespimma Sespim Polri.
Sementara itu, sebagai Kasatker dalam program tersebut adalah AKBP Deddy Dwitiya Putra, S.H., S.I.K., selaku Kapolres Bangka, serta mentor Kompol Yosyua Surya Admaja, S.I.K., M.H., yang menjabat sebagai Wakapolres Bangka.
Melalui program transformasi tersebut, diharapkan inovasi pelayanan SKCK Online di Polres Bangka semakin berkembang dan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat.( M Yunus )




