
PANGKALPINANG – Surahukumrakyat.my.id – Situasi memanas terjadi di depan Smelter CV. Venus Inti Perkasa (VIP) setelah kedatangan tim gabungan. Seorang pria bernama Ahab diduga menjadi sasaran karena terbeli membeli tailing hasil olahan yang statusnya adalah barang sitaan negara dan bank.
Ahab, warga Pancur yang dikenal sebagai kolektor, diduga mengakuisisi material tersebut secara ilegal pada malam hari. Material yang mengandung monasit tinggi itu rencananya akan diangkut ke gudang di Jalan Lintas Timur untuk diolah sebelum dikirim keluar daerah.
“Tadi ku ke TPI lewat depan gudang tu Bang,liet depan gudang smelter banyak orang kumpul kayak e ade masalah,, sebab selain Ahab ku liet juga ada Jhonfeng, sepertinya kene gerbek penuh orang a”. kata Narsum yang tak mau di tuliskan namanya. Rabu (06/5/26)
Perlu dicatat, Smelter VIP adalah milik Hasan Tjhie (Ateng/Ashin), tersangka utama korupsi timah yang merugikan negara Rp300 triliun. Kehadiran Jhonfeng di lokasi turut menjadi sorotan publik.
Sedangkan tailing yang sudah disita oleh Negara dan oleh Bank dibeli Ahab secara diam-diam dan malam ini sedang beraktivitas untuk di bawa ke gudang miliknya jalan lintas timur lalu diolah gunakan Meja Goyang kemudian dikirim ke luar pulau Bangka..
Sampai saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak Kejari Pangkalpinang mengenai perkembangan penanganan kasus ini. ( AG )




