Pembangunan Plat Duiker Asal jadi Jalan Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka tengah

banner 120x600
banner 468x60

PANGKALPINANG, 27 September 2026 — Pembangunan konstruksi plat duiker diJalan Desa Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Bangka tengah, yang bersumber dari Alokasi Dana APBD Kabupaten Bangka Tengah Tahun Anggaran 2026 senilai Rp491.654.746,00, kini menuai sorotan tajam dari masyarakat setempat. Proyek yang dikerjakan oleh CV. Sakura ini diduga kuat tidak mengikuti prosedur teknis maupun Standar Operasional Prosedur (SOP) yang berlaku. khususnya pada pemasangan sepatu jembatan penghubung Lubuk pabrik, ke Desa Tepus, (elastomeric bearing pad).


Berdasarkan informasi yang diterima dari warga sekitar, terdapat beberapa kejanggalan mendasar dalam pelaksanaan proyek tersebut:

banner 325x300

Pekerjaan tidak mengacu pada spesifikasi teknis dan SOP yang seharusnya dijalankan.
​
Dugaan mark up harga bahan yang digunakan. Masyarakat menduga nilai yang tertuang dalam dokumen tidak sebanding dengan kualitas dan kuantitas bahan yang sebenarnya dipakai di lapangan.
​
Tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pembangunan dinilai tidak berpedoman pada indikator teknis maupun administratif prosedural yang berlaku.


​
Informasi yang tertera pada papan proyek dinilai tidak mencerminkan realitas yang ada di lapangan.

Pernyataan Masyarakat

“Masyarakat sangat memprihatinkan melihat pelaksanaan pekerjaan ini. Anggarannya besar, namun hasilnya tidak terlihat sebanding. Kami khawatir bangunan ini tidak awet dan cepat rusak karena tidak dibangun sesuai standar teknis,” ujar salah satu warga yang meminta namanya tidak dipublikasikan.

“Kami berharap pihak berwenang segera melakukan pengecekan menyeluruh, mulai dari spesifikasi teknis, penggunaan bahan, hingga kesesuaiannya dengan RAB yang telah ditetapkan agar dana rakyat tidak terbuang sia-sia,” tambahnya.

Warga meminta instansi terkait, termasuk Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka Tengah dan Inspektorat, untuk segera:

1. Melakukan audit teknis dan keuangan terhadap pelaksanaan proyek ini.
​
2. Memeriksa kesesuaian spesifikasi teknis di lapangan dengan dokumen perencanaan.
​
3. Menindaklanjuti dugaan ketidakwajaran harga bahan yang digunakan.
​
4. Memastikan setiap tahapan pembangunan dilaksanakan sesuai prosedur demi menjaga kualitas dan ketahanan bangunan.

Hingga berita ini diterbitkan, redaksi memberikan ruang seluas-luasnya bagi
belum ada tanggapan resmi dari pihak CV. Sakura maupun pemerintah Kabupaten Bangka Tengah terkait dugaan pelanggaran, untuk memberikan klarifikasi serta hak jawab secara tertulis maupun terbuka, sesuai dengan prinsip keberimbangan berita dalam Kode Etik Jurnalistik (KEJ). Tim verifikasi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada instansi pihak PU dan pihak-pihak terkait guna memastikan proses transparan tanpa pengecualian. ( Tim )

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *